DPMD KSB Beri Pembekalan Panitia Pilkades Serentak 2026

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar Pembekalan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tingkat Desa di Lantai III Kantor Sekretariat Daerah (Setda) KSB beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat, drh. Hairul, M.M, sebagai persiapan menjelang Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2026.
Sekda Hairul menegaskan, panitia memiliki peran penting dalam menentukan sukses tidaknya pelaksanaan Pilkades di tingkat desa. Sekda meminta seluruh panitia bekerja secara profesional dan memegang teguh aturan yang berlaku selama tahapan berlangsung.
“Sebagai panitia, bapak ibu menjadi garda terdepan memastikan suksesnya agenda demokrasi di tingkat desa ini,” katanya.
Sekda menekankan tiga prinsip utama yang harus menjadi pedoman panitia, yakni menjunjung tinggi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Prinsip lain yang wajib dijaga adalah netralitas serta transparansi dalam setiap proses penyelenggaraan Pilkades.
Kegiatan pembekalan turut dihadiri Kepala DPMD KSB, H. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd, Camat se-KSB, serta Ketua dan Anggota Panitia Pilkades dari 21 desa yang akan melaksanakan pemilihan. Abdul Hamid mengatakan, pembekalan tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk mematangkan seluruh persiapan menjelang Pilkades Serentak 2026.
Hamid menambahkan, pembekalan kali ini semakin penting karena Pilkades tahun ini akan dilaksanakan menggunakan sistem digital atau e-voting untuk pertama kalinya. Penerapan sistem baru tersebut menuntut seluruh panitia memahami alur pemungutan suara, penggunaan perangkat, hingga tata cara pelayanan kepada pemilih di tempat pemungutan suara.
“Melalui pembekalan ini kami ingin memastikan seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama terhadap setiap tahapan Pilkades. Apalagi tahun ini kita akan menerapkan sistem e-voting, sehingga ada banyak hal baru yang harus dipahami dan dikuasai panitia agar pelaksanaannya berjalan lancar,” ujarnya.
Hamid berharap seluruh panitia dari 21 desa dapat menyerap materi pembekalan secara maksimal sebelum tahapan Pilkades memasuki fase berikutnya. Pemerintah daerah menargetkan penerapan e-voting dapat berjalan lancar sekaligus menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa. “Harapannya semua lancar tanpa ada konflik,” tutupnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan Pilkades Serentak 2026 yang melibatkan sinergi antara DPMD, Setda, kecamatan, dan panitia tingkat desa. Pemkab Sumbawa Barat memastikan seluruh tahapan Pilkades akan terus dikawal agar berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. (M-02)
