Disparpora KSB : Kalender Event Nasional Adalah Momentum Promosi

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) mengakui, jika pihaknya akan terus berupaya mengusulkan kegiatan pariwisata untuk bisa terakomodir dalam Kalender Event Nasional milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), karena termasuk momentum terbaik untuk melakukan promosi.

Drs Burhanuddin, MM selaku kepala Disparpora KSB beberapa waktu lalu menuturkan, keberadaan Kalender Event Nasional (KEN) Pariwisata itu sendiri untuk mengakomodir kegiatan pariwisata daerah, dimana memiliki tujuan sebagai wadah promosi. “Tujuan besar untuk promosi pariwisata, jadi bukan untuk dukungan pembiayaan terhadap event yang telah masuk dalam kalender tersebut,” lanjutnya.

Masih keterangan Bur sapaan akrabnya, pihaknya perlu mempertegas soal tujuan dari Kalender Event Nasional tersebut, lantaran sudah ada salah persepsi ditengah masyarakat, dimana kegiatan yang telah tercatat akan mendapatkan pembiayaan. “Ini perlu diluruskan ya. Bukan dukungan pembiayaan. Tapi untuk promosi event pariwisata yang dilaksanakan di daerah, tegasnya.

Mengingat promosi pariwisata itu penting, Bur mengaku jika pihaknya terus berupaya mendorong masyarakat untuk semakin geliat menggelar  event seni budaya yang dapat menjadi daya tarik pariwisata baru di KSB. “Beberapa desa sudah ada yang menyampaikan idenya bahkan sudah ada yang menyelenggarakannya. Jadi tinggal dipoles saja supaya kemudian pengelolaannya semakin atraktif sehingga membuat wisatawan tertarik datang berkunjung,” akunya sambil mengingat bahwa untuk masuk dalam agenda KEN salah satu syaratnya adalah kepastian waktu penyelenggaraan.

Dikesempatan itu Bur mengaku bahwa salah satu kegiatan yang masuk dalam Kalender Event Nasional tahun 2024 adalah Ballona Festival Kertasari. “Semoga kegiatan pariwisata yang lahir dari kreasi masyarakat itu bisa terus dipertahankan dan berharap partisipasi masyarakat menjadi penggerak utamanya tidak kemudian bergeser menjadi program event pemerintah,” ungkapnya.

Terkait dengan kegiatan Ballona Festival Kertasari akan dilaksanakan pada bulan September dan itu sudah menjadi kesepakatan dari pihak panitia penyelenggara. Dipilih bulan dimaksud lantaran menjadi rangkaian dengan Hari Kemerdekaan dan Hari Lahir (Harla) KSB.

Dipilihnya bulan September sendiri, kata Burhanuddin sebenarnya merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan lama kunjungan wisatawan. Selama ini durasi lama tinggal wisatawan ke KSB hanya sekitar dua hari dengan semalam menginap. “Di bulan September itu kan ada beberapa event pariwisata juga yang digelar. Harapan kita setelah mengunjungi Festival Kertasari, wisatawan bisa tinggal lebih lama karena ada pertunjukan lain yang bisa mereka nikmati,” urainya. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *