Mutasi 178 ASN, Bupati KSB Soroti Peran Kecamatan dalam Program KSB Maju

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., melakukan mutasi besar-besaran terhadap 178 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), beberapa waktu lalu. Pada mutasi tersebut, Bupati mengkritik lemahnya peran pemerintah kecamatan dan desa dalam mensosialisasikan program unggulan daerah Kartu Sumbawa Barat Maju.

Dalam arahannya, H. Amar, sapaan akrab Bupati, menekankan rotasi jabatan ini tidak semata-mata penyegaran, melainkan bentuk penataan ulang birokrasi berdasarkan capaian kinerja.

“Dalam melakukan mutasi ini kami memotret hasil kerja dari pelaksanaan program daerah. Hasil pemantauan menunjukkan perlunya perbaikan, terutama dalam pelaksanaan dan sosialisasi program Kartu KSB Maju,” tegasnya.

H. Amar menyoroti lemahnya peran kecamatan dalam menyampaikan informasi program ke masyarakat. Bupati menyebut, masih ada hambatan pada tingkat pelaksanaan di lapangan, yang menyebabkan sebagian warga belum memahami manfaat program tersebut.

“Banyak kecamatan yang belum optimal. Informasi program Kartu KSB Maju tidak sampai sepenuhnya ke masyarakat,” ujarnya.

Hasil survei terbaru, lanjutnya, menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap program Kartu KSB Maju di bidang pendidikan dan kesehatan telah mencapai lebih dari 50 persen. Namun, pada beberapa sektor lain, angka kepuasan masih berada di bawah 50 persen.

“Ini artinya, sosialisasi harus kita tingkatkan. Diperlukan cara baru agar program ini lebih mudah diterima masyarakat,” kata Bupati.

Menurutnya, salah satu persoalan mendasar adalah terputusnya rantai komunikasi antara pemerintah kecamatan dan desa. Padahal, perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat kabupaten dinilai sudah bekerja dengan maksimal.

“Yang menjadi catatan kami, jenjang pemerintahan dari yang terkecil hingga menengah ini masih belum tersambung. Dari kecamatan ke desa, belum terintegrasi dengan baik,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Bupati menegaskan, mutasi ini merupakan langkah strategis untuk menempatkan pejabat yang dinilai lebih kompeten dan memiliki inovasi dalam mensosialisasikan program unggulan daerah.

“Kami tempatkan orang-orang yang kompeten agar kinerja bisa lebih optimal. Sekretariat program Kartu KSB Maju juga harus menguatkan peran kecamatan agar mampu menyambungkan program hingga ke desa,” tandasnya.

H. Amar mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjadi contoh dan menjaga integritas dalam bekerja. 

“Yang perlu dipastikan pertama kali adalah program ini dikenal dulu, baru kemudian dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pimpinan OPD harus terus memantau dan mengevaluasi kinerja bawahannya. Jika ada kekurangan, segera diperbaiki,” pungkasnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *