Pasca Terendam Banjir, Distan KSB Identifikasi Lahan Pertanian

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pertanian (Distan), masih tetap melakukan identifikasi serta pengecekan lahan pertanian, baik yang dipergunakan untuk menanam padi maupun jagung. Langkah itu sebagai bentuk antipasi kegagalan pasca terendam banjir beberapa waktu lalu.
“Petugas penyuluh pertanian tetap melakukan pengecekan areal tanam yang sempat terendam banjir. Langkah itu sendiri sebagai bentuk antisipasi terjadinya gagal tumbuh maupun ancaman gagal panen,” tutur Jamilatun S.Pt selaku sekretaris Distan KSB, kemarin.
Masih keterangan Jamilatun, lantaran proses identifikasi dan pengecekan dilakukan secara berkala, maka belum bisa dipastikan ada lahan pertanian padi dan jagung yang gagal tanam dan ancaman gagal panen. “Petugas bukan hanya melakukan pengecekan, tetapi akan langsung mengambil tindakan sebagai bentuk pencegahan atau antisipasi kegagalan tanam,” lanjutnya.
Dikesempatan itu Jamilatu juga membeberkan lahan pertanian padi yang sempat terendam banjir mencapai luas 704,53, dimana areal terluas di kecamatan Taliwang 375,01 hektar. Lahan terluas yang juga sempat terendam banjir ada di kecamatan Seteluk sampai luasan 263.72 hektar.
Wilayah lain yang juga memiliki lahan pertanian padi terendam ada di kecamatan Brang Rea seluas 51 hektar. Sementara di Kecamatan Brang Ene seluas 10.8 hektar. Untuk Kecamatan Maluk dan Sekongkang hanya masing-masing 2 hektar. “Untuk lahan pertanian padi di Kecamatan Jereweh dan Poto Tano tidak ada yang terendam banjir,” urainya.
Sementara lahan pertanian jagung yang terendam untuk kecamatan Taliwang mencapai luasan 119.6 hektar. Selanjutnya Kecamatan Seteluk seluas 10.5 hektar, Kecamatan Sekongkang seluas 10 hektar, Kecamatan Maluk seluas 2.85 hektar, Kecamatan Poto Tano seluas 3 hektar. Sementara untuk tiga kecamatan lainnya seperti Jereweh, Brang Ene dan Brang Rea tidak ada yang terdampak. “Luasan lahan jagung terdampak mencapai 145.95 hektar, jadi kalau diakumulasi dengan lahan padi bisa mencapai 850,48 hektar,” tandasnya. (M-04)
