Pemdes Kiantar  Beri Bantuan Bibit Jagung 3 kg dari APBDes Perubahan

Bagikan ke :

Poto Tano, MediaKSB,- Pemerintah Desa (Pemdes) Kiantar, Kecamatan Poto Tano, Sumbawa Barat (KSB), terus memberikan dukungan konkret kepada masyarakatnya dengan menyalurkan bantuan berupa bibit jagung seberat 3 kg kepada masyarakat beberapa waktu lalu. Bantuan ini merupakan hasil dari alokasi Dana Desa (APBDes) perubahan, yang dikhususkan untuk memperkuat sektor pertanian.

“Terdapat penambahan dari bantuan awal yang kami berikan sebanyak 6 kg, kami tambah 3 Kg dari APBDes Perubahan,” ucap Hasbullah selaku Kepada Desa Kiantar.

Acara penyerahan bantuan bibit jagung ini berlangsung dengan penuh antusias dari masyarakat, dihadiri oleh Kepala Desa Kiantar bersama perangkat desa dan para masyarakat penerima bantuan. “Kami berkomitmen untuk mendukung para petani di desa kita. Dengan memberikan bantuan bibit jagung ini, kami berharap dapat meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Kades.

Sebanyak 348 KK mendapatkan bantuan tambahan 3 Kg bibit jagung. Jumlah penerima merupakan pendataan dari Pemdes di tahun 2023. “Penerima bibit tambahan sama jumlahnya dengan penerima awal, lagi-lagi semoga dapat menunjang perekonomian keluarga,”

Ibu Siti salah satu penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah desa atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami akan berusaha sebaik mungkin agar bibit jagung ini tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Bantuan bibit jagung ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, program ini sejalan dengan upaya pemerintah desa untuk mewujudkan ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap produk pertanian dari luar wilayah.

Dengan adanya bantuan bibit jagung ini, diharapkan sektor pertanian di Desa Kiantar dapat semakin berkembang, memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa untuk terus menggerakkan pembangunan di berbagai sektor demi kesejahteraan bersama.

“Harapannya tidak hanya bantuan, lebih baiknya melibatkan para petani dalam pelatihan-pelatihan pertanian jika memungkinkan,” tutup Kades. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *