RSUD Asy-Syifa Tangani 11 Pasien Bibir Sumbing Secara Gratis

Taliwang, MediaKSB, – RSUD Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sukses menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing, celah bibir, dan lelangit secara gratis pada, Jumat, (24/4). Sebanyak 11 pasien mendapat tindakan medis langsung dari tim dokter spesialis bedah mulut Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi RSUD Asy-Syifa bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) KSB, Smile Train, FK UNAIR, dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah dan Wakil Bupati Hj. Hanipah hadir langsung meninjau pelaksanaan operasi di RSUD Asy-Syifa.
Direktur RSUD Asy-Syifa, Andy Suhaeri, S.ST., M.Inov. menegaskan, rumah sakit daerah terus berkomitmen menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan yang humanis dan profesional. Program bakti sosial ini menjadi bukti dalam memberikan layanan spesialistik tanpa biaya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Andy Suhaeri menambahkan, program ini menjadi bagian dari komitmen bersama menghadirkan layanan kesehatan inklusif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan program kesehatan semacam ini di daerah.
“Pelaksanaan bakti sosial ini tidak hanya memberikan layanan operasi secara gratis, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi pasien untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui program ini, pasien yang sebelumnya mengalami keterbatasan fisik kini memperoleh kepercayaan diri baru. RSUD Asy-Syifa memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar medis yang berlaku dengan pengawasan ketat.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof menyebut, kegiatan ini memperluas akses layanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus. Pasien bibir sumbing dan celah lelangit selama ini kerap kesulitan mengakses layanan serupa di daerah terpencil.
dr. Carlof juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara merata.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi penguatan layanan kesehatan di daerah. Mari bersama menghadirkan pelayanan yang lebih luas, cepat, dan berkualitas,” tambahnya.
Bupati Amar dan Wakil Bupati Hanipah turut berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga selama kunjungan. Keduanya memberikan dukungan moril sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi FK UNAIR, dan sektor swasta ini menjadi model nyata peningkatan layanan kesehatan daerah. Kolaborasi kuat dan berkelanjutan terbukti mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Sumbawa Barat. (M-02)
